bangkit, perlahan.

Mencoba memulai kembali menulis, memang sulit, aku berkali-kali mati kutu di hadapan layar putih ini. Layar putih yang menunggu setiap huruf untuk memenuhinya.

Memenuhinya dengan harmoni kata-kata yang melahirkan makna.

 

Sudah cukup lama aku tidak menulis. Terakhir menulis di blog ini adalah ketika aku masih menjadi mahasiswa, sekarang aku adalah pengangguran. Perbedaan terbesar adalah pada tujuan hidup, terutama tujuan jangka pendek. Kalau dulu ada alasan menunda kegiatan menulis dengan skripsi, kalau sekarang alasannya hanya malas. But, please.. Dari dulu sampai sekarang salah satu tujuan saya adalah menjadi penulis, jadi sekarang tidak ada alasan lagi untuk malas. Let’s move on!

Salah satu alasan aku harus menulis adalah, sekarang aku pengangguran. Sebagai pengangguran yang tidak memiliki rutinitas yang mengikat, produktivitas bisa terkebiri. Kreativitas menjadi mati suri. Otak menumpul. Maka dari itu, menulis menjadi salah satu kegiatan yang sangat-sangat baik.

Kegiatan menulis ini juga menjadi semacam penyokong semangat, semacam hal untuk mempertebal kebanggaan akan apa yang kita lakukan sekarang. Menganggur, atau tidak bekerja, itu adalah pilihan yang saya buat dengan alasan tersendiri. Tetapi, pandangan negatif dari masyarakat sempat membuat saya down. Saya berada di posisi tidak nyaman melihat orang-orang lain yang tampak selangkah lebih maju dari saya. Sebetulnya itu karena saya tidak berbuat apa-apa, hanya bermalasan sepanjang beberapa bulan ini. Maka dari itu, saya menulis. This is my pride, my interest.

Jadi marilah bangkit. Dengan menulis ak menjadi produktif. merangsang setiap sel otak untuk bekerja, mempertajam insting, mengasah kreatifitas, membangunkan setiap hasrat untuk berkreasi kembali. Semoga dengan memulai menulis, akan menulari kegiatan lain untuk mulai produktif juga.

Tidak perlu langsung, cukup perlahan-lahan saja. Resapi setiap langkah yang diambil, resapi sampai ke sumsum tulang, hayati dan ambil hikmah dari semua kegiatan yang dilakukan.

Bangkit, produktif, dan bangga akan diri sendiri, akan setiap pilihan yang diambil. Jangan down karena orang lain lagi.

 

28 Oktober 2011 aku bangkit, tidak ada hubungannya dengan sumpah pemuda!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s