Kesepian

Dulu udah pernah nulis tentang kesepian, tapi ga ada salahnya nulis lagi.

Hanya mencoba mengartikan kembali arti kesepian dari sudut pandang saya. Jadi, menurut saya kesepian itu bukan semata saat seseorang tidak memiliki teman, atau saat seseorang hidup sendiri, menyendiri. Kenapa? Karena sebenarnya saat dia sendiri dia sedang bersama dirinya sendiri, dan saat itu bisa saja dia tidak merasa sepi. Banyak orang yang dapat menikmati kesendiriannya. Sebaliknya, ada orang yang kesepian walaupun dia sedang dalam keramaian.

Lalu seperti apa kesepian itu? Kesepian adalah saat dia benar-benar tidak bersama siapa-siapa, bahkan tidak dengan dirinya sendiri dan tentu saja, saat dia sedang ingin ditemani oleh seseorang, tapi orang itu tidak mau.

Memang keduanya adalah keadaan saat sendiri, tetapi saya hanya memperjelas kesendirian itu.

Kapan kita tidak bersama diri kita sendiri? Itu adalah saat diri kita telah menyatu dengan lingkungan sekitar, dan kemudian lingkungan sekitar tersebut hancur, entah karena rusak, atau karena ada yang hilang. Kehancuran lingkungan sekitar itu akan membuat diri kita yang sudah menyatu dengannya ikut hancur, dan saat itu akan terjadi kehampaan, kita kehilangan diri kita sendiri. Contohnya adalah saat kita tergabung dalam suatu grup atau suatu pertemanan, lalu terjadi perpisahan atau anda dikeluarkan, atau dalam keluarga ada anggota yang meninggal, atau juga saat kita benar-benar sudah senang dengan suatu tempat lalu kita harus pergi atau tempat tersebut dihancurkan.

Selanjutnya adalah saat dia sedang ingin ditemani oleh seseorang, tapi orang itu tidak mau, biasanya itu adalah seorang yang sangat berarti, orang yang kita cintai. Sebetulnya ini tidak perlu dijelaskan, ditolak cinta adalah contoh yang sangat jelas. Saat itu meskipun kita sedang beramai-ramai, tetapi tanpa ada orang yang kita inginkan menemani kita, kita tetap merasa sepi. Sebetulnya mirip dengan yang pertama, karena kita sudah menitipkan sebagian diri kita pada orang itu, ketika orang itu tidak ada, sebagian diri kita tidak ada, kita menjadi tidak lengkap, kita menjadi tidak bersama dengan diri kita sendiri.

Ya kalo diliat sih, kayanya kejadian2 seperti yang disebutkan di atas pasti terjadi pada seorang manusia, kesepian tidak dapat terhindarkan, tetapi menurut saya bisa disembuhkan. Manusia itu kuat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s