mencaci maki pengguna jalan yang bego.

Saya bilang kalo saya bakal mencaci maki di blog ini, dan inilah caci maki saya yang pertama. Saya tujukan untuk para pengguna jalan yang bikin saya pengen memaki2 di jalan.

Sebenernya saya baru satu setengah tahun menjadi pengendara motor dan baru sekitar empat tahun jadi pengendara mobil, tapi saya seperti yang sudah paling pintar dalam berkendara, karena saya pikir banyak yang lebih goblok dari saya, entah karena pengalaman mereka ternyata lebih sedikit dari saya, atau mereka memang goblok, berinteligensi rendah.

Terutama pengendara motor ya, kalo mobil sih biasanya sebatas egoisme mereka dalam menjajah jalanan. Para pengendara mobil ini biasanya bodoh masalah jalur, jalur lambat dan jalur cepat, mereka mengira jalur kanan adalah jalur lambat, memang ini prasangka, tapi biarlah, saya memang ingin mencaci, jadi bodoh sekali anda yang mengira jalur kanan itu jalur lambat. Buktinya banyak yang lambat tapi berada di jalur kanan, masalahnya kalo di kiri ada yang lambat juga, dan mereka beriringan menghalangi mobil cepat di belakang. Tai sekali kalau sudah seperti itu, sayang mobil saya tidak dilengkapi misil.

Atau sebenarnya mereka tau kalo jalur kanan itu jalur lambat, tapi mereka ga sadar dengan kecepatan mobil mereka. Ini lebih tolol lagi. Mereka kira 40 km/jam itu sudah ngebut, dan yang di atas kecepatan itu mereka sebut cari mati.  Lalu para pembalap F1? Mereka sebut itu hoax. Yah pokonya para pembalam jalan ini benar-benar bikin kesal kalo kita lagi pengen kebut2an.

Kalo misalnya lagi bawa mobil biasanya hal di atas itu yang bikin saya kesel, nah kalo lagi bawa motor, juga ada kasus yang mirip. Yaitu orang2 yang kecepatannya tanggung dan melaju di tengah2, dan mereka ini sulit disalip tapi bikin geregetan kalo ga disalip, parahnya lagi, setelah susah2 disalip, dan di depan ternyata macet, mereka menyalip kita lagi, gondok setengah mati.

Pelakunya itu (mari kita kesampingkan dulu ibu2, saya maafkan mereka karena mereka memang udah terkenal akan kepiawaiannya dalam membuat pengendara lain kesal) biasanya bapak2 setengah baya ke atas yang merasa kalau dirinya ini penting dan jalanan adalah hak mereka karena mereka telah tinggal lama di kota tersebut, ato singkatnya sih bapak2 egois ga tau diri yang ga mikirin pengendara lain, atau wanita juga biasanya suka gitu, tapi kalo mereka itu kasusnya karena mereka parno, jadi cari aman, menurut mereka melaju di tengah dengan kecepatan sedang itu aman. Tolol.

Yah kalo secara umum sih memang kalo kita lagi naik motor, dan ada yang menghalangi kita, entah karena dia lambat, ato karena bego, itu bisa bikin kita kesal dan ingin mencaci maki mereka. “wah ga bisaeun naik motor ini orang, ayo masuk situ, ayo cepet dikit, ayo minggir dikit, dsb”

Kalo motor ugal2an, selap selip, itu wajar, saya maklum, karena kita ga tau mereka mungkin emang buru2. Nah beda lagi kalo suara motornya bising yang sampe bikin emosi naik, nah itu bajingan, apalagi kalo yang naik anak sma, mereka kira volume suara knalpot berbanding lurus dengan tingkat kekerenan si pengendaranya, ini bego sekali.

Kasus lain adalah klakson, ada orang yang membunyikan klakson sebagai pengganti suara mulutnya, jadi karena basicnya cerewet, dia akan mengelakson dengan sering untuk memuaskan hasrat dia, dikit2 klakson, bikin kesel, bego. Terutama kalo lagi lampu merah, begitu hijau, dia mengelakson. Ngapain sih? Lu masih di belakang gitu, emang bakal bisa langsung maju? Nah itu buktinya kan kalo mengelakson itu cuma untuk memenuhi hasrat mereka saja. Mereka pikir klakson adalah alat ajaib yang bila dibunyikan akan membuat jalanan mereka lancar.

Terus juga dengan para pengguna jalan yang ga pake lampu sen, ato lampu sennya salah karena mereka punya disorientasi dalam menentukan arah. Bikin bingung gobliss..

Angkot ga usah disebut, mereka memang madness maker di jalanan, bikin chaos tapi ga mau disalahin dengan dalih cari makan, biarkanlah mereka, karena bukan tidak mungkin nasib mereka akan seperti bemo dalam beberapa tahun ke depan.

Apa lagi ya yang bikin saya ingin mencaci maki… Kalo ngeliat orang pacaran dan pelukan dengan hot di motor sih kayanya cuma karena iri dan bukan karena mereka bermasalah di jalan.

Itu aja dulu deh, nah bagi para pengguna jalan yang melakukan hal2 tolol di atas, saya ga nyalahin kalian, mau gimana lagi kalo emang kemampuan otak anda hanya segitu. Saya maklum dan hanya senang memaki2 kalian, itu juga pas di jalan doang, soalnya emang kalian ga berakibat fatal juga sih buat lalu lintas, cuma bikin kesel.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s