10 Greatest Mangaka (2)

Sambungan dari bagian (1), langsung saja:

6. Shintaro Kago

kago-at-comitia2

Sebenarnya ada salah satu review yang bagus di situs kappamanga.com yang membuat saya jadi tertarik untuk membaca karya beliau, setelah saya membacanya saya harus setuju kalau beliau salah satu mangaka terbaik. Karya-karya beliau akan memberikan anda pengalaman berbeda dalam membaca manga, analoginya, kalau anda biasa bergaul dengan abg, maka kini anda bisa coba-coba bergaul dengan tante-tante.  Saya terkagum-kagum dengan artworknya yang sangat detail tetapi bisa digambarkan dengan simple, maksudnya: detail tapi tidak lebai, seperti semua pas dengan proporsi dan keperluan ceritanya. Selain itu, yang membuat saya geleng-geleng kepala adalah ide-ide absurdnya yang terkadang tiba-tiba muncul dan mengubah jalan cerita ke arah “oh oke, kita baca saja sampai tamat biarpun saya tidak ngerti kenapa tiba-tiba begini” tapi disitulah kejeniusan beliau, anda tidak akan habis pikir mengenai darimana ide-ide tersebut berasal selain dari alam jeniusnya beliau.

018

Di atas itu cuplikan manga the collection dari kumpulan cerita kijin gahou, tentang seorang siswi yang mengoleksi apapun yang disentuh oleh orang yang disukainya. Manga-manga beliau tergolong manga gore, tapi tidak seram dan (menurut saya) tidak jijik juga, meskipun banyak adegan darah dan organ dalam yang terburai, disisipi dengan adegan seks yang sering sekali muncul, tetapi kesemuanya dapat dinikmati tanpa harus merasa jijik, mungkin karena artworknya yang “pas” tadi itu ya. Oh iya, kebalikannya Oda sensei yang hampir selalu menggambar boobs ukuran julia perez ke atas, Kago sensei malah sebaliknya, anda akan menemukan tocil-tocil (dan kebanyakan abg) di karya-karyanya. Mungkin sebaiknya Kago sensei coba membuat karya yang panjang, karena kebanyakan karya-karyanya adalah cerita pendek/one shot seperti Doraemon.

7. Takeshi Obata & Tsugumi Ohba

904-takeshiobata_largetsugumi

Yang kiri adalah Takeshi Obata dan yang kanan adalah Tsugumi Ohba. Yah Obata sensei memang sudah terkenal dengan artworknya yang ciamik, tapi saya harus memasangkan dia dengan Ohba sensei karena menurut saya pasangan ini menjadi dynamic duo yang melahirkan salah satu manga terbaik yaitu deathnote dan manga keren lainnya seperti bakuman. Kolaborasi keduanya adalah yang terbaik! Cerita yang dalam dan lebih seperti novel berhasil dihidupkan dengan artwork yang mengagumkan yang membuat keduanya saling melengkapi. Dalam deathnote misalnya, Shinigami bisa menjadi sosok yang lebih “funky”, sementara sosok L menjadi sosok yang melegenda karena karakternya begitu pas dengan penampakan fisiknya. Pengaturan porsi cerita juga menjadi nilai plus, Deathnote sebenarnya bisa jadi cukup memeras otak untuk mengikuti ceritanya, begitupun dengan bakuman, penuh penjelasan ini itu, tetapi mereka bisa membagi porsi dengan pas, kapan harus menjelaskan dan kapan cerita berlanjut dengan twist-twist atau intrik-intrik yang dinamis.

bakuman Bakuman-editedC

Patut ditunggu setiap kolaborasi mereka ke depannya, sebenarnya penasaran juga bagaimana kalau mereka membuat manga khas shonen jump, yaitu battle manga yang penuh fantasi dan jurus-jurus maut, tapi itu sebenarnya bukan kekuatan mereka. Cerita unik khas seinen macam deathnote yang menjadi ciri khas mereka. Tapi bisa jadi itu adalah sebuah tantangan, cobalah kalahkan naruto, bleach, atau one piece, dengan artwork Obata dan kedalaman cerita Ohba, sepertinya menarik untuk dinantikan.

8. Naoki Urasawa

Urasawa_Naoki_Mangaka

20th Century Boys, Monster, Pluto, dsb. Ini dia, sebenarnya saya ingin memasukkannya ke daftar mangaka legend, tapi saya belum bisa memasukkannya karena impact karyanya masih kalah dibandingkan legend yang telah saya sebutkan. Hampir mirip dengan Tsugumi Ohba, kelebihan Urasawa sensei adalah cerita yang dalam dan penuh drama psikologis, terdapat banyak twist dan intrik yang rumit namun tetap seru untuk diikuti karena kesemuanya terintegrasi dengan baik dan disajikan dengan irama yang enak untuk dibaca. Artworknya ramah dan tidak membuat capek dibaca, yang patut diacungi jempol adalah desain karakter yang walaupun sepintas mirip tapi sebenarnya terdiferensiasi dengan baik karena kejelian beliau dalam menggambar mimik muka, juga karena desain karakter pas dengan sifat karakternya.

20th-Century-Boys-5-Naoki-Urasawa

Memang dalam karyanya anda tidak akan menemukan adegan-adegan pertarungan yang seru, karena masuknya cenderung ke seinen bukan shonen (kalau tidak tahu bedanya dimana silakan googling) dan letak kekuatannya pada cerita. Namun bukan berarti tidak banyak adegan action di manganya, karena terkadang ada adegan duel atau perkelahian, seperti di pluto misalnya, disinilah mungkin yang harus dicoba untuk dieksplor oleh beliau sehingga selain drama ada juga adegan pertarungan yang seru.

9. Masashi Ueda

masashiueda

Kariage-kun, Kobo-chan. Kedua manga itu saya kira sudah sangat terkenal di Indonesia dan “dimakan” oleh segala kalangan di Indonesia bahkan di belakang buku Kobo-chan ada pengakuan dari Jaya Suprana segala, epik. Sejauh yang saya tahu, Ueda sensei memang hanya membuat manga komedi berbentuk strip dengan empat panel yang kocak dan menggelitik. Membuat manga seperti ini bisa jadi terkadang lebih sulit daripada manga panjang karena saya yakin butuh inspirasi yang terus mengalir untuk membuat setiap judulnya, dan itu bisa dibuat dengan baik oleh beliau karena meskipun ada tema atau pola yang berulang, tetap tidak bosan dibacanya dan tetap bisa membuat ketawa. Yang lebih menarik, terkadang manga seperti ini bisa menjadi kritik dan refleksi kehidupan kita karena diangkat dari kehidupan sehari-hari, ya sayangnya itu settingannya di Jepang sih…

kariage111 kobokobo

Karakter yang diciptakan beliau juga cukup memorable, Kobo-chan yang seorang anak biasa (justru karena bisa digambarkan dengan sangat natural itulah maka karakternya bisa dibilang luar biasa), Kariage-kun sendiri menurut saya sangat asik dan unik. Selain itu, perkembangan ceritanya juga mengikuti zaman, seperti Kariage yang mulai menggunakan handphone, TV kotak yang mulai berubah bentuk menjadi LCD, tapi tetap saja Kobo-chan adalah anak-anak dan Kariage adalah karyawan biasa, hehe..

10. Toru Fujisawa

fujisawa-t-ru-tooru-fujisawa-tohru-fujisawa

Oke, akhirnya sampai ke mangaka terakhir dalam list. Toru Fujisawa tentu saja adalah GTO, Onizuka menurut saya adalah salah satu karakter paling keren yang diciptakan oleh seorang mangaka dan bisa mendatangkan banyak inspirasi, walaupun cabul. Yang saya kagumi dari Fujisawa sensei adalah bagaimana dalam GTO ia mengkritik dunia pendidikan dengan cara yang keren sehingga tidak terlihat seperti kritik tapi lebih ke pelecehan dunia pendidikan di Jepang, ya menurut saya itu keren. Memang banyak adegan cabul dan kekerasan, tetapi terkadang itu tidak hanya sekadar fan service karena terkadang itulah wajah sebenarnya dari masyarakat yang digambarkan secara gamblang oleh beliau. Selain itu, masalah-masalah yang diangkat dalam GTO cukup aktual dan dapat disorot dari sudut pandang lain oleh Fujisawa sensei, dan itu butuh kejelian ekstra, salut buat beliau.

a_fujisawa_ill_04

Artwork beliau menurut saya juga keren, terutama bila menggambar yang cabul2, tapi sedikit ada penurunan waktu Rose Hip Zero dan GTO Shonan 14 days itu karena menurut saya disitu karakternya jadi terlalu “bulat” mukanya. Tapi beliau membayar habis di GTO yang shonan junai gumi itu, menurut saya ini manga keren sekali, artworknya seperti manga lawas dan penuh adegan perkelahian yang panas, unik dan menarik! Walaupun kadang sedikit lebai karena bagaimana mungkin seseorang tidak mati setelah dipukuli begitu rupa, apalagi masih smp/sma, tapi itu tidak penting juga sih karena tidak mengurangi keseruannya.

Other notable mangakas:

Hiro Mashima, bukan, bukan karena Rave atau Fairy Tail, tapi saya suka sekali dengan Plue’s Dog Diaries, disini terlihat absurditas yang saya sukai dari beliau.

Sekiya Tetsuji, saya salut dengan manga Bambino, terutama artwork yang semi-realis dengan mimik muka yang tegas dan gambar masakan yang detail. Ceritanya juga menarik.

Masashi Kishimoto, o ho, beliau belum bisa masuk list karena saya tiba-tiba merasa sedikit bosan dengan Naruto dan mulai menganggapnya hambar, selain itu menurut saya dia masih belum punya “faktor X” dibanding ke 10 mangaka di list.

Gosho Aoyama, ayolah Aoyama sensei hilangkan perintilan kasus kecil-kecil itu dan langsung tuntaskan cerita, artwork dan pola cerita anda juga seperti mandek. Tapi sebenarnya Conan itu manga manga bagus kok.

Tsukasa Oshima,kalau saya sudah baca Shoot! seri pertama sampai tamat, mungkin beliau akan masuk list, hehe..

Masakazu Katsura, ah ini juga sebenarnya sayang kalau tidak masuk list. I’s, Video Girl Ai, DNA^2, Zetman kesemuanya manga yang keren dan punya artwork wah, ceritanya juga menyentuh.

Shinobu Inokuma, ini mangaka Salad Days, saya suka manga ini dan walaupun orangnya mirip-mirip tapi saya tetap suka, ah pokoknya suka.

Suzue Miuchi, iya ini mangaka Topeng Kaca, hebatnya beliau adalah walaupun ini bishoujo manga tapi saya suka dan cukup enak dibaca, ceritanya sangat menarik walaupun bola mata Maya suka tiba-tiba menghilang.

Tetsuo Tanaka, beliau mangaka Mini 4 Top, kemana ya beliau padahal saya suka sekali dengan manga ini, beliau punya ciri khas dan manga ini adalah sebuah masterpiece.

Oke, segitu dulu saja, mungkin ada mangaka yang terlewat karena saking banyaknya mangaka hebat disana, mereka semua adalah orang-orang hebat yang sudah mewarnai hidup saya dengan karya-karyanya. I love manga. :cheers:

Oh iya, gambar-gambar saya ambil secara asal dari internet tanpa ijin ini itu, tapi namanya juga internet ya.

mangaka

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s