tentang cerita sara

Sara bukanlah nama sebenarnya, tapi dia nyata, ada beneran. Dan akhirnya, setelah berbicara dengan yang bersangkutan aku bisa publish cerita ini dengan tenang. Informed consent :p Ya sebetulnya toh bakal ga ada yang baca juga, haha.. tapi seenggaknya aku sedikit berharap sih kalo bakal dibaca sama Sara yang asli, hehe..

Oke jadi cerita ini lebih kaya’ kronologis seputar perasaanku yang naik turun kepada Sara, lebih ke sudut pandangku sendiri dan kebanyakan akan berupa curhat. Lebih seperti mengumbar aib sendiri sebetulnya, agak memalukan, tapi biarlah.

Tulisan ini dibuat dengan banyak merekonstruksi dari jurnal yang kubuat sebelumnya, jadi kaya’ merangkum dari catatan-catatan harian yang bahasanya masih kacau. Mohon dimaklumi kalau bahasanya kurang diperindah dan agak berantakan, karena dibuatnya juga cukup ekspress, yaitu empat hari. Sebenarnya semua selesai dalam dua hari, tapi masih aku revisi2 sedikit. Maka bereslah tujuh chapter ini, pada tanggal 27 Januari, yang masing-masing chapter ada sekitar dua halaman word.

Kenapa buru-buru? Jadi sehari setelah menyatakan itu, aku langsung ingin menuliskan cerita ini sampai selesai karena pengalaman ini benar-benar berarti untukku. Aku harus segera menuliskan ke dalam suatu bentuk cerita yang utuh sewaktu aku masih memiliki perasaan ini pada Sara. Biar masih kerasa emosinya. Aku pribadi sih cukup puas dengan hasilnya.

And here we go. Enjoy..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s